Minggu, 16 Februari 2014


DATE OR LOVE.?!!
Chapter 2
Title                     :DATE OR LOVE.?!!
Author                :Park Rye Ah a.ka Riszka h.s
Genre                  :Romance, Sad, Horor (kalo jadi :-P)
Ratting                :PG-15
Lenght                 :Chapter
Cast                      :-Byun Baekhyun a.ka Baekhyun (EXO)
                               -Lee SoonKyu a.ka Sunny (SNSD)
Other cast          :-Kwon Yuri a.ka Yuri (SNSD) a.ka Byun Yuri
                              -Ny.Byun and Tn.Byun (Omma and Appa Baekhyun+Yuri)
Hai... readers author balik lagi dengan ff yang super gaje ini nih..
sebenernya ff ini juga terinspirasi dari beberapa ff lain, jadi gak heran kalo ceritanya agak agak mirip saa ff dari aurtor lain. Tapi, ini bener bener hasil dari pemikiran author sendiri. Jadi..
DON’T COPAS
DON’T BASHING, and
TINGGALKAN JEJAK YA....!!
Happy Reading......
Sunmarry: Hari itu dimana semuanya hancur dan kelam.... Dan hanya ada 1                                                             penerangan “CINTA”
>Chapter 1...
“K...k..kau....?!! Keturunan keluarga Lee, bagaimana bisa...!!”ucap yuri yang nampak takut melihat wajah, terutama 2 bola mata sunny. Sunny pun hanya bingung melihat tingkah yuri yang seketika berubah aneh

“baekhyun...!! bagaiamana bisa kau membawa pembunuh ini ke dalam rumah...!!? cepat usir dia, dan akhiri hubungan kalian...!!” kata yuri sebelum akhirnya dia berlari meninggalkan kamar baekhyun.
 
Baekhyun pun langsung menatap sunny yang kini tengah memberesi tasnya

“aku pulang dulu baek..” ucap sunny dengan mata yang beraca kaca

“biar ku antar” kata baekhyun khawatir

“tidak usah, ini belum terlalu larut. Aku akan naik taksi saja” tolak sunny sambil berjalan ke luar kamar

“mianhae, aku akan minta penjelasan pada nuna” kata baekhyun pada Sunny

“ne, sebaiknya memang seperti itu” kata sunny sebelum akhirnya berlari keluar rumah baekhyun.
----------CHAPTER 2----------
>Sunny POV.....
“Apa apaan yeoja itu.?, se’enaknya saja menyebutku pembunuh.!” Gumamku sambil berjalan cepat mencari taxi. 
Tiba tiba terdengar suara gemuruh yang sudah sangat ku hafal dari mana datangnya, dan sebuah sosok hitam besar pun sudah berada di samping ku.

“bukannya kau memang seorang pembunuh.? Lee SunKyu” suara berat  keluar dari sosok hitam basar itu

“ya...ya..ya.. kau ini apa apaan, aku memang seorang pembunuh, tapi baru orang itu yang sudah berani berbicara di depan mukaku. Dan tadi kau panggil aku apa.? Lee Sunkyu.?, sudah ku bilang jangan sebut nama itu lagi. Aku adalah Sunny”-aku sunny, sambil berusahaa meninggalkannya.

Sudah ku tau berusaha meninggalkannya adalah hal yang mustahil, karena dia akan selalu menempel ke manapun tempat yang ku tuju.
Dia adalah sossok pelindung yang selalu menjadi pelindung keluarga Lee secara turun menurun dan aku adalah keturunan yang ke-21, jadi bisa ku pastikan umurnya adalah sangat tua. Dan kami, keluarga Lee akan selalu mengikuti saran demi saran yang makhluk itu berikan, karena jika kita melanggaar, kematianlah yang akan menjadi takdir kita.

“kau itu.. yang penting tetaplah di jalurmu.!” Perintah makhluk itu dan langsung menghilang begitu saja

“dasar makhluh besar jelek” gumamku sambil terus berjalan.

>Baeekhyun POV....

Setelah sunny keluar dari rumah ku, dengan cepat aku langsung keluar kamar dan berlari ke kamar Yuri nuna...

Cklekk......
Bunyi itu keluar saat aku membuka kamar nuna yang terlihat sangat gelap, hanya ada 1 penerangan yang berhasil ku lihat dan itu berasal dari meja kerja nuna.
Dapat ku lihat tubuh nuna yang sedang meringkuk di bawah meja kerjanya  dan sepertinya ia tidak menyadari kedatanganku.
Dengan hati hati akupun berjalan menghampiri nunaku, tidak ingin mengejutkannya.

Setelah semakin dekat samar samar dapat ku dengar nunaku itu sedang menangis. Dengan pelan ku sentuh pundak yang nampak berguncang itu, dan agaknya ia nampak terkejut.

“nuna, apa yang kau lakukan?” sambil menenangkannya aku mencoba untuk bertanya

“dia.. hiks.. dia kembali Baek... hiks... hiks” dapat ku lihat tubuhnya yang makin berguncang

“siapa dia nuna?” tanyaku yang masih nampak bingung.

Belum sempat menjawab pertanyaanku, nuna nampak sudah berdiri dan berjalan menuju rak bukunya, akupun hanya diam dan menunggu apa yang nuna akan lakukan.

Tidak lama kemudian, nuna nampak sudah kembali dengan membawa sebuah buku besar yang sudah nampak kuno yang dilapisi oleh sampul berwarna krem dan memiliki gambar yang aneh.

Dengan segera nuna pun memberikan buku itu padaku, 

“kau sudah seharusnya mengetahui sejarah leluhur kita” ucap nunaku dan langsung berlalu menuju ranjangnya.

Tanpa banyak bertanya akupun membuka lembar dami lembar buku kuno itu.

Dapat ku lihat banyak gambar gambar aneh yang menghiasi lembaran buku itu, sesekali dapat ku lihat gambar sebuah makhluk hitam besar yang menakutkan, dan dapat ku lihat juga ada beberapa tulisan  yang  nampak susuh untuk dibaca. Dari pada aku terus bingung, langsung kutanyakan apa maksud buku ini pada nuna.

“apa maksud semua ini” tanyaku sambil terus membolak balikan lembaran buku itu

“itu adalah buku leluhur kita” jawab nuna ku dengan nada serius

“lalu apa hubungannya denganku” tanyaku masih dengan nada bingung

“jelas ada, karena hampir saja kau membuat dirimu dan keturunan Byun celaka. Kau tau.? Yeoja tadi adalah keturunan keluarga Lee. Dan dia adalah ancaman untuk kita, dulunya keluarga Lee lah yang selalu membuat kehidupan manusia terusik, mereka bukan manusia. Dalam sehari mereka akan menghabisi paling tidak 1-2 orang untuk membuat jiwa mereka tetap hidup. Dan keluarga kita lah yang sanggup mengusir monster monster itu. Dan yang sekarang ditakuti adalah mereka telah kembali dan suatu saat pasti mereka akan membunuh kita, Perlahan.....” jelas nunaku panjang lebar

“kau bilang mereka sudah pergi, lalu bagaimana caranya mereka kembali?”-aku baekhyun

“nuna juga tidak tau Baek, tapi yang pasti mereka menuntut balasan pada kita, karna kita keturunan terakhirnya” nunaku pun masih menatap depan kosong

“ini mustahil... !!” sangkalku

“percayalah baek..!!”bentak nuna. Dan akupun pergi meninggalkan kamar nuna.

Akupun langsung terbaring lemas di kasur-ku, aku masih berusaha untuk mencerna kata demi kata yang tadi nuna lontarkan di depan mataku.

Apakah benar bahwa Sunny adalah ancamanku ‘matahariku’ yang selama ini menerangi hatiku akan dengan perlahan membuat dunia ini hilang dariku. Aku tidak akan sanggup membuang perasaan ini....

“INI MUSTAHILLL.....!!!” teriakku frustasi,

Perlahan dapat kurasakan sebuah cairan membasahi pipiku. Tiba tiba semuanya buram, dan lama kelamaan semuanya tampak gelap... (ini bukan mati ya,,, hanya tertidur saja, kan ga elit Cast utamanya mati dluan #hiraukan)

>Baekhyun POV end....

Pagi itu langit kota Seoul nampak tidak bagus, ada titik titik air yang jatuh ke tanah kota itu, sesekali dapat kita rasakan hembusan angin yang sanggup membuat setiap orang merapatkan Jaket tebal yang mereka pakai.

Jalanan di kota kota itupun nampak sepi, seakan setiap orang malas untuk keluar menerjang hawa yang sangat dingin. Namun, nampak seorang yeoja yang berjalan di tengah hawa itu dengan beberapa lapis baju hangat yang ia pakai.

Tanpa yeoja itu sadari, seorang yeoja dengan bola mata berwarna merah terang sedang mengawasi-nya, raut wajah penuh nafsu nampak menghiasi wajah yeoja itu, bukan nafsu lain, melainkan sebuah raut wajah yang menampakan nafsu se’ekor singa yang sudah tidak kuat menahan aura mangsa di depan matanya.

Dengan perlahan yeoja itu berjingkat menghampiri pembawa nafsunya itu. Setelah di anggap cukup dekat, yeoja itu langsung mencengkram kuat pundak yeoja itu

“apa yang kau lakukan... aigooo...!!” terkejut- yeoja itu spontan langsung berteriak setelah melihat raut wajah yang menakutkan itu kini berada di depan matanya

“Grrr.... anak SMA rupanya, darah segar... Grrrr.....” geram yeoja bermata merah itu.
Dengan cepat ia segera menancapkan gigi tajamnya yang sedari tadi tersembunyi di balik bibirnya, pada leher jenjang yeoja yang kini telah lumpuh di atas pangkuannya.

Dengan sekejab yeoja cantik itu sudah tidak bernyawa. Dan kini, wajah menakutkan itu berubah menjadi sosok yeoja yang lebih cantik, matanya kini sudah mulai meredup dan kembali seperti orang normal biasanya.....
.
.
.
Berbeda dengan keadaan luar yang sangat mencekam. Kehangatan menyelimuti kediaman keluarga Byun.

Hari ini Nyonya, dan Tuan Byun pulang ke Korea setelah sekian lama menetap di Amerika, sebenarnya bukan pulang, melainkan hanya berkunjung. Karena, lusa Nyonya dan Tuan Byun akan kembali. Jadi, hari ini mereka sekeluarga bersepakat untuk mengadakan ‘minum wine’ bersama.

“omma pergi ke kamar mandi dulu sebentar” kata Ny.Byun sambil beranjak dari kursinya.Yang lainnya pun hanya mengangguk mengerti dan melanjutkan pestanya.

‘aduh akhir akhir ini aku sering sekali mengantuk’ ucap Ny.Byun membatin.

Setelah selesai dengan urusannya di kamar mandi, Ny.byun pun menyempatkan diri untuk menyeka muka nya di wastafel yang berhadapan dengan sebuah kaca besar. Setelah menyeka mukanya Ny.Byun melirik ke arah kaca. Tiba tiba sebuah bayangan seorang yeoja berambut panjang lewat melewati kaca yang ada di hadapannya.

Ny.Byun pun mengerjap ngerjapkan matanya berusaha untuk mencerna hal yang baru saja ia lihat.

“Aaaaaa,........!!!!” teriak Ny.Byun saat sesosok yeoja berwajah menakutkan kini berada di bayangan cermin besar itu.

Dengan cepat Ny.byun pun reflek meraih pisau yang berada di dekat wastafel dan melempar pisau itu dengan keras hingga kaca itu pecah dan berseringai.

Tapi, tiba tiba rasa nyeri yang amat hebat menyerang dada Ny.Byun, dengan segera ia raih dada-nya dan nampak kaget setelah melihat darah yang mengucur dan pisau yang menancap di dadanya. Seketika Ny.Byun pun terjatuh dengan keadaan pisau yag menancap di dadanya ke lantai.

“1 orang telah jatuh, tinggal 3 orang lagi” ucap seorang yeoja berseringai.

>Baekhyun POV....

“Aaaaaa,........!!!!” tiba tiba terdengar sebuah teriakan dari arah belakang yang terdengar seperti omma.

Dengan cepat aku, appa, dan nuna pun menghampiri omma yang nampaknya masih berada di kamar mandi.

Saat appa membuka pintu-nya, kami ber-3 pun langsung menampakan wajah yang amat sangat terkejut karna dapat kami lihat tubuh omma yang terkulai lemas di lantai kamar mandi yang basah dengan pisau yang menancap di dadanya dan mengeluarkan banyak darah. 

Dengan agak bergetar, ku angkat tubuh omma menuju mobil pribadi-ku, dan dengan segera menancapkan gas menuju Rumah Sakit.

>Baekhyun POV end....
.
.
.
Esoknya, berita kematian Ny.Byun pun sudah menyebar di seluruk kompleks rumah, bahkan hingga rekan kerja orang tua Baekhyun di Amerika.

Kejanggalan di temukan saat polisi sudah berhasil menyelidiki TKP kejadian terbunuhnya Ny.Byun berlangsung. Karena, dari hasil penyelidikan tidak ditemukaan tanda tanda bahwa Ny.Byun di bunuh orang dengan sebataang pisau tajam.

Tapi, setelah melihat keadaan fisik, logis, dan sikapnya sebelum terbunuh. Sangat tidak waras jika seseorang yang tidak punya ketergantungan dan cukup waras logisnya untuk melakukan bunuh diri.

“tidak mungkin omma saya bunuh diri, pak” sangkal baekhyun pada kepala polisi yang menangani kasus kematian ommanya

“tapi, dari hasil penyelidikan. Tidak ada tanda tanda bahwa Ny.Byun tewas karena dibunuh seseorang. Masih ada kemungkinan bahwa pisau itu jatuh dan menancap secara tidak sengaja pada dadanya, tapi itu tidak mungkin karena keadaan rak pisau dan tinggi Ny.Byun sangat terlampau jauh di bawahnya” jelas ajussi itu panjang lebar

“AAArrrgggghhh.....” geram baekhyun frustasi, sedangkan Yuri hanya bisa merangkul pundak Baekhyun dan membawanya keluar kepolisian dan beranjak pulang ke rumah.
.
.
>Baekhyun POV....

Hari ini keadaan rumah sangatlah buruk.

 Appa masih murung di kamar sambil menggenggam erat se-bingkai foto omma.

Dan yuri nuna sedang merenung di halaman belakang.

Sedangkan aku hanya duduk di ruangan keluarga sambil memikirkan kejanggalan dari semua ini.

Hingga tiba tiba, terdengar sebuah benturan yang sangat keras dari arah  halaman samping. Akupun dengan cepat berlari ke asal suara,

Setelah sampai, matakupun berhasil membelalak lebar dengan apa yang ku lihat sekarang. Seseorang yang benar benar aku kenal dan aku banggakan kini berada di depan mataku dengan keadaan terbaring dan kepala yang hampir benar benar hancur karena terjatuh dari lantai 2 rumah kami, ada juga 1 bingkai foto omma yang pecah di sebelahnya.

Dengan menangis tersendu akupun berjalan menghampiri jazad appa ku yang sangat mengenaskan, menutupinya dengan baju yang kini sudah ku lepas.

Dan saat itu juga aku sadar bahwa ‘2 orang yang ku sayang kini benar benar pergi dari hidupku’.
.
.
Setelah 2 hari berlalu dari kejadian di mana aku dan Yuri nuna sudah meng-kebumikan jazad ke-2 orang tua kami. Keadaan rumah sama sekali tidak berubah.

Yuri nuna hanya merenung dan sesekali meenangis tersendu mengingat apapun yang terjadi kemarin kemarin, miris rasanya melihat seseeorang seperti nuna menangis seperti itu.

Lalu, apa yang sekarang aku lakukan...?

Tentu saja sekarang ini aku sudah sangat kacau, dengan rambut yang berantakan dan baju yang tidak ditata rapi, aku berjalan menuju garasi untk mengambil mobil, kulajukan mobilku dengan kecepatan yang sedang karna setidaknya aku masih tetap waras untuk mengemudikan mobilku secara hati hati dalam keadaan kalut menuju tempat yang bahkan belum ku pikirkan.

Selama pikiranku masih berkutat pada hal yang sama yaitu ‘bagaimana mungkin ke-2 orang tuaku meninggal dalam keadaan seperti itu.?’

Pikiranku yang lain jusru berjalan menuju seseorang yeoja yang sudah hampir 1  minggu ini tak ku lihat batang hidungnya setelah kejadian waktu itu di rumahku.

Akupun segera merogoh saku celana untuk mengambil ponsel dan segera mencari nama seseorang untuk dihubungi

‘tuuut.... tuuut.... tuuut....’ (author pikir sih itu suara orang lagi nunggu jawaban di ponsel)

Hingga tiba tiba terdengar sebuah suara seorang yeoja yang benar benar kurindukan.

“Yeoboseyo.?” Ucap sunny dari seberang telepon

“hai Sun, ini aku Baekhyun. Aku ingin kita bertemu di tempat pertama kita bertemu” kata ku menyahuti Sunny

“sungai Han maksudmu.?” Tanya sunny

“tentu... tempat kenangan kita Sun, ku tunggu kau sekarang” gumam ku menjawab pertanyaannya

“baiklah” jawaban itu menutup percakapanku dengannya

>Flashback On....
“Ahhh.... !!” kesal seorang yeoja ketika sepeda yang di bawa dalam keadaan bocor tanpa sengaja masuk ke dalam lubang perbaikan jalan.

Hingga tiba tiba... “hei... nan gwenchana.?” Ucap seorang namja yang tak sengaja lewat dan berusaha menolong

Yeoja itupun berbalik dan menghadap namja yang tadi bertanya tentang keadaannya

“oh.. untunglah tuhan memberkatiku... kau lihat.? Tadi dengan sengaja temanku mengempiskan ban sepedaku, dan membuatku pulang terlambat dan juga kehujanan. Entah kenapa juga tiba tiba tadi ada lubang besar untuk perbaikan jalan, dan sepedaku juga sekarang entah bagaimana tiba tiba masuk ke dalamnya. Oh... maafkan aku jika aku banyak bicara” ucap yeoja itu yang sekarang tertunduk malu. Namja itupun terkekeh geli melihat tingkahnya

“tak apa. Baiklah, sini biar aku bantu. Dan lebih baik kau berteduhlah dulu di sana, anak kecil sepertimu tidak seharusnya hujan hujanan” ucap namja itu sambil menunjuk sebuah gubug kecil di tepi sungai Han

“Ehh... anak kecil.?” Gerutu sunny sambil berjalan ke arah gubug itu.

Setelah 10 menit menunggu, namja yang tadi pun datang ke arahnya sambil membawa sepeda yang bocor itu.

“maaf merepotkanmu..” yeoja itupun merasa tak enak

“tak apa, omong omong.... perkenalkan namaku Byun Baekhyun, siapa namamu.?” Tanya baekhyun

“Ehhh.... anak Byun.?...,    oh aku Sunny, Lee Sunny imnida” kenal sunny pada baekhyun

“nama yang cantik, seeperti orangnya” balas Baekhyun yang dapat membuat semburat merah muncul di ke-2 sisi pipi sunny.

Dari situlah mereka semakin mengenal hingga seperti sekarang dan menjadi sepasang kekasih. Dan dari situ jugalah Sunny tau bahwa Baekhyun adalah 'KETURUNAN TERAKHIR KELURGA BYUN’.

>Flashback OF....
.
>Normal POV....

Setelah mengkhiri percakapannya, mereka berduapun segera berjalan menuju tempat yang tadi mereka rencanakan secara terpisah. (maksudnya, Baekhyun berangkat sendiri dari arahnya tadi naik mobil, sedangkan sunny berangkat dari rumahnya. Kalo belum paham, gampar aja authornya #hehehejangandink mendingdimudengmudenginaja)

“kau tampak kacau Baek” ucap Sunny pada Baekhyun,

‘Greeep’ belum membalas ucapan Sunny, Baekhyun sudah memeluknya erat.

Sebenarnya Sunny merasa kaget karena Baekhyun memeluknya secara tiba tiba. Tapi, setelah Sunny merasakan pundaknya sudah hangat karena sebuah air mata, dan tubuh yang memeluknya kini berguncang, Sunny pun malah membalas pelukan Baekhyun dengan erat.

“jelaskan apa yang mengganjal hatimu Baek... ceritalah padaku” kata Sunny sambil terus memeluk baekhyun

“kau yang harus menjelaskan semua ini padaku” balas Baekhyun yang sekarang sudah melepas pelukannya dengan Sunny, Sunny pun hanya menatap Baekhyun  bingung.

“jangan menampakkan wajah seperti itu, aku tau semuanya” kata Baekhyun sebelum Sunny bertanya lebih jauh

“baiklah” jawab Sunny sambil berjalan menuju kursi panjang dan membelakangi Baekhyun.

Sunny sebenarnya sengaja memunggungi Baekhyun karena kini gumpalan(?) cairan bening sudah hampir tumpah dari pelupuk matanya.

Meskipun takdir sebenarnya mengharuskan Sunny untuk membunuh Baekhyun, dalam hati kecilnya dia sangatlah mencintai Baekhyun lebih dari apapun.

“apapun yang akhir akhir ini terjadi memanglah ada sangkut pautnya denganku” ucap Sunny akhirnya

“mulai dari matinya seorang yeoja SMA, sampai kematian Omma dan Appamu sendiri” dan kini air matapun sudah tak terbendung lagi, cairan bening itu kini tumpah membasahi pipi indah Sunny.

Dari balik badannya, Baekhyun pun hanya menatap punggung yeoja yang bergetar itu dengan miris.

Dia kini berfikir bahwa memang tak seharusnya membicarakannya dalam keadaan seperti ini. Tapi kini semuanya telah terungkap, dan Baekhyun belum juga bisa menghapus rasa cintanya pada Sunny, dia masih sangat sangat menyayanginya.

Tanpa aba aba Baekhyunpun langsung memeluk tubuh mungil yang ada di depannya itu dengan erat.

“maafkan aku Baek... hiks...” maaf Sunny di pelukan Baekhyun sambil berlinang air mata

“sebenarnya apa yang terjadi.?” Tanya baekhyun sambil menatap mata Sunny yang kini berada di depannya.

Sunny pun menceritakan semua yang menimpa dirinya. Mulai dari alasan kenapa dia membunuh Omma baekhyun, hingga sosok hitam besar yang selalu ada di sekitarnya dan mengawasinya.

Mendengar cerita Sunny, Baekhyunpun hanya menatapnya tak percaya. Tak Baekhyun sangka ternyata takdirlah yang berbuat sekejam ini padanya.

“apa cara yang bisa dilakukan agar kutukan menakutkan itu hilang?” tanya Baekhyun

“entahlah, aku tidak tau Baek. Dan sampai sekarang aku tidak akan pernah sanggup membunuhmu suatu saat” jelas Sunny yang sudah mulai tenang

“kalau begitu jangan pernah bunuh aku” kata Baekhyun menanggapi

“semua itu berjalan saja Baek, aku bahkan tidak pernah tau bagaimana aku membunuh para korbanku” jelas Sunny

“hanya ada 1 kemungkinan agar aku tidak membunuhmu, yaitu.....”lanjut Sunny menggantung

“Apa, itu Sun.?” Tanya baekhyun penasaran

“membunuh diriku sendiri....”

------------TO BE CONTINUE------------

Ff nya aneh gax.? Pasti aneh bin gaje bin banyak typo.....
Author harap harap ada yang coment dehh....